Teh Hambat Pembentukan Lemak

TEH merupakan minuman yang paling mudah ditemui. Bahkan, bisa dianggap salah satu daily drink masyarakat hampir di semua negara setelah air putih. Selain menyegarkan, teh mempunyai manfaat lain. Yaitu, mencegah terjadinya proses aterogenesis (pembentukan tempelan lemak di dinding pembuluh darah). Hal ini disampaikan oleh Dr Siti Nur Chusnul Yusmiati STp MKes.

Sebagaimana tumbuhan berwarna kuat lain (merah, kuning, ungu) teh juga mengandung polifenol. Bahan ini mempunyai struktur ikatan rangkap yang bereaksi dengan radikal bebas. Itulah sebabnya, polifenol begitu penting dikonsumsi. Bahan ini bersifat antioksidan. “Ini merupakan senyawa yang bisa mengikat radikal bebas dan menekan proses oksidatif,” jelas Dosen Akademi Analis Kesehatan YPM Sidoarjo.

Bahkan, teh mempunyai kadar polifenol paling tinggi. Lebih spesifik, teh hijau dan teh merah. Teh hijau merupakan teh yang berasal dari pucuk daun pohon teh yang diolah tanpa fermentasi. Teh hijau mempunyai taste pahit dan sepat ketika dicecap. Ketika diseduh, warnanya bening kehijauan. Teh merah disebut juga teh rosela. Ini bukan berasal dari pohon teh. Melainkan dari mahkota bunga rosela. Berbeda dengan kebanyakan teh, rosela mempunyai taste sedikit asam. Sebab, terdapat kandungan asam sitrat dan asam askorbat.

Dengan mengonsumsi teh hijau maupun teh rosela, maka pasokan antioksidan dalam tubuh yang tadinya tak cukup ampuh menangkal si radikal bebas, bertambah. Kondisi ini akan memperbaiki stres oksidasi. “Efek baik lainnya, kecepatan proses pembentukan sumbatan oleh lemak di pembuluh darah juga diperlambat. Sehingga risiko penyakit kardiovaskuler bisa dihindari,” jelas perempuan yang baru saja menjalani ujian terbuka desertasi doktor yang mengambil tema Potensi Antioksidan dalam Ekstrak Teh Merah dan Teh Hijau terhadap Proses Aterogenesis pada Tikus dengan Diet Aterogenik di Pascasarjana Unair, kemarin (28/8).

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kata Chusnul, bisa didapat dengan mengonsumsi 2-5 cangkir teh hijau atau teh merah setiap hari. Berdasar survei yang dilakukan di beberapa negara, mereka yang mempunyai kebiasaan mengonsumsi 2-5 gelas teh hijau setiap hari selama 10 tahun berisiko artherosklerosis lebih kecil.

Namun, memang, supaya bahan aktif dalam teh hijau dan teh merah tidak banyak terbuang, cara penyajiannya harus tepat. Menurut Chusnul, baik teh hijau maupun teh merah cukup disajikan dengan jalan diseduh air panas bersuhu 80 derajat Celsius. Ini setara dengan suhu air panas dalam termos. “Hindari menyeduh dengan air bersuhu lebih tinggi untuk mengindari kemungkinan terbuanganya zat-zat aktif di dalam teh.”

Lantas kapan teh hijau dan teh merah mulai dikonsumsi? “Sedini mungkin,” tegas Chusnul. Sebab, pada dasarnya tubuh secara alami membentuk foam cell. Karena, tubuh memproduksi kolesterol alami. Bahkan, sejak bayi dilahirkan ke dunia, foam cell tersebut sudah terbentuk. Karena alasan itulah pemberian antioksidan sedini mungkin bisa membantu & ldquo;Teh mungkin bisa diberikan saat bayi berusia 6 bulan. Saat sudah tidak mengonsumsi ASI
eksklusif,” katanya. (ign/nda)

HARIAN PAGI SUMATERA EKSPRES PALEMBANG
Friday, 29 August 2008

Mata lebih Segar, Pencernaan pun Lancar

Manfaat dan khasiat dari teh merah seperti yang telah ditulis oleh pakar kesehatan dan beberapa orang ternyata tidak sedikit seperti yang di tulis oleh blogger di mzainala.blogspot.com dikatakannya bahwa the best red tea (teh merah) ini telah mengembalikan fungsi penglihatan secara normal kembali dan fungsi pencernaan nya yang pada awalnya mengalami gangguan.

Untuk lebih jelasnya bisa anda kunjungi blognya disini—>

Hal ini menambah semakin yakin akan khasiat yang dihasilkan oleh the best red tea (teh merah) ini, tidak ragu-ragu lagi untuk mengkonsumsinya. Seperti disebutkan pula untuk mengulas manfaat dan khasiat the best red tea (teh merah) ini tidak ada habisnya dan bahkan bisa kita jadikan ladang bisnis bagi kita yang ingin menekuni bidang ini.
Anda berminat untuk mengembangkan bisnis ini bisa menghubungi kami di contact area

Sehat dan bugar bersama the best red tea (teh merah)……..

Khasiat Lain dengan Kombinasi Kedelai dan Ekstrak Rosella

Kedelai ditambah ekstrak rosella yang diolah secara baik sehingga menghasilkan sari kedelai berkualitas tinggi.
Kedelai sendiri mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh kita diantaranya :

- Kedelai mengandung kadar tinggi dari isoflavon type phytoestrogen terdiri dari genistein dan daidzein adalah merupakan nutrisi yang sangat berguna untuk poertahanan tubuh dari kanker dan lain lain penyakit carcinogenic, ganguan kelenjar endocrine serta menurunkan resiko penyakit penyakit degeneratif lain seperti diabetes, jantung, atheriosclerosis, mencegah penuaan dini, dan lain lain. Isoflavon juga mampu mengurangi resiko osteoporosis terutama pada wanita pasca manapouse. Phytoestrogen juga berkhasiat melindungi dan mempunyai efek melawan kanker payudara, serta mengatasi masalah menstruasi dan problem setelah manapouse.
- Asam amino yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh terutama dalam pembentukan protein.
- Unsaturated oil seperti linolenic acid dan linolenic acid yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, penyakit jantung dan atheriosclerosis.
- Kompleks vitamin B sangat berguna dalam proses metabolisme tubuh.
- Sumber mineral seperti kalsium, besi seng, dan magnesium, potassium dan phosphorus yang baik untuk mencegah osteoporosis (keropos tulang) dan memperkuat tulang, mencegah radang sendi seperti spondylosis, dan lain lain.
- Kaya akan serat yang sangat berguna untuk menanggulangi penyakit degeneratif seperti pencernaan, diabetes, jantung dan pembuluh darah.

Sedangkan manfaat ekstrak rosella untuk kesehatan tubuh yakni :

- Kandungan vitamin C yang telah diketahui banyak bermanfaat dalam tubuh kita untuk pertahanan tubuh, menjaga kesehatan maupun anti scorbut atau disebut sariawan dan radang mulut lainnya.
- Kandungan athocyanin dan glehibiscin yang berkhasiat sebagai diuretica, chloretica dan anti hipertensi. Antioksidan dan athocyanin yang sangat berguna dalam proses detoksifikasi bahan bahan asing dalam tubuh, serta dapat membantu menghambat sel sel kanker.
- Kandungan banyak serat yang berfungsi dalam memperlancar buang air besar, dan mengeluarkan toxin dari dalam tubuh.
- Rosella juga banyak mengandung asam amino essensial yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan protein tubuh.

Dengan kombinasi rosella dan kedelai maka akan memperkuat khasiat dan saling melengkapi keguanaan masing masing untuk tubuh sehingga diharapkan kesehatan akan terjaga dan mampu mengatasi penyakit penyakit degeneratif seperti uraian diatas. Ini membuktikan bahwa rosella banyak sekali manfaat dan khasiat yang dihasilkan apabila di kombinasi dengan makanan lain sesuai dengan kebutuhan kesehatan dalam tubuh kita.
Jadi buktikan sendiri manfaat rosella dan jadilah orang yang selangkah lebih maju, untuk pemesanan teh rosella bisa email disini.

Si Kecut yang Penuh Manfaat

Asri Thahjani baru tau kandungan zat rosella setahun terakhir, saat membaca buku obat tradisional. Dengan latar belakang pendidikan farmasi, Asri pun tahu benar khasiat zat yang ada pada rosella tersebut.

Dalam buku dijelaskan untuk mendapatkan manfaat maksimal, rosella harus dibuat teh. Karena itu, dia pun mencoba–coba membuat teh rosella tersebut. Caranya ternyata cukup mudah. Bunga rosella dipetik dan diambil bagian kelopaknya saja. Kelopak itu lantas dikeringkan dengan di jemur. Bisa juga di oven. Saat kering, rosella diseduh dengan air hangat.
Warnanya bukan hijau atau hitam seperti teh yang biasa kita minum, tapi merah. Rasanya agak kecut tapi tak seperti jeruk atau belimbing. Rasanya berbeda. Untuk mengurangi rasa asam bisa ditambahkan dengan madu rasanya lebih enak dan segar.

Resep teh itu lantas di getoktuarkan ke tetangga. Tiap kali ada pertemuan RT/RW Asri menyuguhkan teh rosella tersebut. “Tetangga banyak yang suka. Katanya rasanya enak” ucapnya. Jadi banyak yang minta diberi tahu cara pembuatan teh rosella itu.”
Lanjut perempuan yang sehari–hari bekerja sebagai asisten apoteker tersebut. Teh rosella pun jadi kesukaan warga RT 7 RW 1 Gubeng Kertajaya ketika sedang berkumpul.


Dari situlah, Asri gemar minum teh rosella walau tak setiap hari. Itu dia lakukan setelah makan. “Sebab jika tak kuat, perut sakit. Rasanya kan kecut.” Ucap perempuan kelahiran 1950 tersebut.
Teh rosella lanjut asri, boleh dikonsumsi tanpa dicampur madu atau gula. “Sebenarnya sesuai selera saja kok. Jika suka kecut ya tak perlu ditambah gula. “Katanya. Tapi jika tak doyan asam, bisa ditambahkan gula atau madu. “Untuk diabetesi (penderita diabetes mellitus, red) sebaiknya menggunakan gula jagung atau yang low calorie.” Sarannya. Begitu juga penderita tekanan darah tinggi alias hipertensi.
Ada rencana menjual teh rosella seperti jamu kunir putih atau beras kencur? Asri menggelengkan kepala . “Belum kepikiran tutur nenek bercucu satu tersebut. Iya..ya, mungkin bisa jadi usaha ibu-ibu PKK di sini. Lagi pula, bisa menambah penghasilan keluarga pangkasnya. (ai/dos).

Sumber : Radar Bali – Jawa Pos tanggal 27 Juli 2008

Teh Merah Dapat Menurunkan Berat Badan

Teh adalah sudah sangat dikenal dan menguntungkan bagi kesehatan kita. Teh dapat membantu :
- Menambah sistem imun / kekebalan dalam tubuh
- Menurunkan kadar gula darah dan kolesterol
- Mencegah terjadinya lubang dan kerusakan pada gigi
- Memperlambat proses penuaan dini
- Meningkatkan tekanan darah
- Mencegah radang sendi
- Mempertajam daya pikir dan konsentrasi
- Mengurangi resiko terkena stroke, serangan jantung, kanker dan masih banyak lagi manfaat yang bisa diperoleh dari teh

Sekarang saatnya merasakan manfaat Teh Merah, tidak hanya menguntungkan bagi kesehatan akan tetapi mampu membantu peminum teh untuk menurunkan berat badan.

Teh Merah mempunyai manfaat sangat luar biasa mampu menurunkan berat badan dengan aman dan tentunya dengan jalan menyehatkan. Sederhananya temukan Teh yang anda sukai, minumlah setiap hari, ikuti pola makan sehat, dan lihat hasilnya berat badan anda.

Pada prinsipnya Teh mampu menurunkan berat badan yang datangnya dari sinergi 3 kandungan utama yakni : kafein sebagi perangsang, L-theanine yang berguna menetralkan efek berbahaya dari kafein dan menahan nafsu makan dan EGCC, yang mana anda bisa membakar lemak lebih cepat dan lebih efektif. Dengan kata lain mengurangi nafsu makan dan merangsang metabolisme tubuh.

Jangan khawatir anda tidak akan merasa lapar dengan mengatur pola diet yang benar. Menjaga pola makan dengan tetap makan makanan lengkap untuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam. Atau sebagai pilihan lain untuk malam hari makanlah buah dan sayur sebagai pengganti dari nasi. Semua makanan yang enak tetap bisa anda nikmati dengan the. Dengan Teh Merah anda akan menjadi lebih sehat dan berat badan turun dengan manfaat yang di dapat dari setiap tegukan yang anda nikmati.

Minum Teh Merah dapat memelihara kesehatan yang baik dan tentunya akan memudahkan hidup kita jadi lebih baik pula.
Lebih ramping, lebih energik dan lebih sehat dengan minum Teh Merah.

Diabetes ? Hindari Makanan ber tepung, dikurangi dengan Teh Merah

Penderita diabetes sebaiknya menghindari makanan yang berbahan baku tepung seperti roti dan mie selama menjalankan ibadah puasa, dan sebaiknya mengkonsumsi makanan saat berbuka puasa dalam jumlah kecil namun lebih sering. Menurut pakar gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr H Hardinsyah MS, jenis makanan yang dikonsumsi penderita diabetes pada dasarnya tidak berbeda pada saat puasa ataupun tidak puasa. Hanya saja, makan hanya dalam jumlah kecil dan lebih sering.

Makanan berbahan baku tepung-tepungan sebaiknya dihindari karena makanan jenis ini lebih cepat diubah menjadi glukosa (gula darah). Sebaliknya, makanan berserat seperti sayur dan buah harus diperbanyak karena makanan berserat lebih lambat diubah menjadi glukosa. Dengan pelepasan secara lambat, maka kadar gula darah akan lebih stabil.

Dalam banyak kasus, penderita penyakit tertentu seperti maag, hipertensi, hiperkolesterol dan diabetes yang tetap melaksanakan puasa mendapat manfaat dan berkah penyembuhan dari puasa. Pada penderita maag misalnya, saat berpuasa, karena aktivitas makan berkurang, organ yang bekerja mengeluarkan enzim dalam lambung bisa sejenak beristirahat dan kesempatan ini dimanfaatkan untuk regenerasi sel organ.

Namun, untuk penderita maag sebaiknya menghindari makanan berbahan baku tepung, makanan yang manis serta daging yang mempercepat pengeluaran asam lambung. Ketika berpuasa kegiatan jantung menurun dan menjadi sekitar setengahnya. Sekitar separuh darah digunakan untuk kerja otak, otot dan ginjal sehingga semakin besar peluang untuk membersihkan diri dari berbagai racun sisa metabolisme tubuh.

Berbagai faktor penyebab peningkatan denyut jantung dan tekanan darah dapat dikendalikan dengan berpuasa yang baik, karena pada saat berpuasa akan terjadi pengendalian emosi, keseimbangan istirahat, serta pengaturan makan dan minum. Hasil penelitian tentang puasa dan tekanan darah menunjukkan, tekanan darah orang yang berpuasa relatif konstan pada nilai yang normal. Bagi penderita hipertensi disarankan agar menghindari makanan awetan dalam kaleng, makanan dengan penyedap atau terlalu asin, serta memperbanyak makan sayur.

Tapi bisa di kurangi dengan mengkonsumsi teh merah, yang berdasarkan penelitian bisa mengurangi kadar gula darah penderita diabetes. Dilansir dalam www.hort.com, khasiat Rosella telah diakui di India, Afrika & Meksiko Uji Farmaloginya Senegal, mereka merekomendasikan bubuk atau Teh Rosella / Calyx osella bermanfaat menurunkan tekanan darah dan membantu menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes. Mekanisme kerjanya (senyawa aktifnya membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat fiskositas kekentalan) darah, dengan begitu kerja jantung memompa darah pun semakin ringan dan otomatis tekanan (darah) rendah. Semua itu tak lepas dari peran asam organic olisakarida dan flafonoid yang terkandung di dalamnya.

Sementara itu, Maureen Williams, ND, seorang dokter naturopati dari Bastyr University di Seattle, Amerika Serikat, telah melakukan studi terhadap 70 orang dengan tingkat penyakit hipertensi ringan hingga sedang yang berada dalam kondisi sehat dan tidak melakukan pengobatan apa pun sejak sebulan sebelum penelitian diujikan.
Secara acak, sebagian orang diminta untuk mengonsumsi teh Rosella sebanyak satu setengah liter sebelum sarapan setiap hari. Sebagian lagi mengonsumsi 25 mg obat antihipertensi. Setelah empat minggu, ternyata tekanan darah diastolic berkurang hingga sepuluh angka untuk 79% orang yang mengonsumsi teh Rosella dan 84% pada orang yang mengonsumsi obat antihipertensi. Belum pernah dilaporkan efek samping yang serius akibat konsumsi kelopak Rosella selain jantung berdebar.

Kanker Payudara Menyerang Remaja Putri

Kanker payudara tidak lagi hanya menyerang kaum perempuan berusia di atas 40 tahun. Mereka yang berusia di bawah 30 tahun kini berisiko.

Hal itu dikemukakan ahli kanker, DR Sutjipto Sp.B (K) Onk kepada wartawan, di sela acara talk show “Think Smart, Prevent Early - always Care for Breast Cancer”, yang digelar Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Minggu (24/8).

“Sekarang ini banyak penderita kanker payudara berusia muda, bahkan tidak sedikit yang baru berusia 14 tahun,” katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization - WHO), pada 2005 jumlah perempuan penderita kanker payudara mencapai 1.150.000 orang, 700.000 di antaranya tinggal di negara berkembang termasuk Indonesia.

“Yang membuat saya kaget, penyakit ini juga menyerang mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Dulu jarang sekali,” katanya.

Sehubungan itu, remaja putri harus mewaspadai penyakit tersebut, apalagi sampai sekarang penyebabnya tidak diketahui secara pasti, kecuali faktor-faktor risikonya.

Menurut Sutjipto, beberapa faktor itu antara lain kebiasaan merokok, termasuk perokok pasif, minuman beralkohol, dan makanan tinggi lemak, juga melahirkan di atas usia 30 tahun.

Gejalanya 80 persen ditandai timbulnya benjolan di payudara yang mengeluarkan cairan tidak normal berwarna kemerahan, eksim yang tidak sembuh-sembuh di sekitar puting susu.

Istilah inkubasi tidak dikenal dalam kasus kanker payudara.

Sutjipto menjelaskan, kanker payudara terjadi karena adanya perubahan sel normal menjadi tidak normal, dan ini berlangsung selama bertahun-tahun yang disebut biomoleuler.

“Biomolekuler adalah perubahan inti sel menjadi tidak normal yang disebabkan zat radikal bebas. Bila molekul kehilangan elektron, ia akan mencarinya dari sel normal dan akhirnya merusak sel normal tersebut dan membuatnya menjadi sel kanker,” katanya.

Masa haid yang lebih cepat juga harus diwaspadai sebagai gejala kanker payudara.

Paling tidak hal itu dikemukakan oleh bintang film Rima Melati, yang hadir dalam talk show sebagai nara sumber.

“Menstruasi yang terlambat juga merupakan salah satu gejala,” kata aktris bernama asli Lintje Tambayong ini.

Ia mengatakan faktor makanan cepat saji (instan) pun merupakan faktor paling tinggi.

Mengaku terserang kanker payudara saat berusia 50 tahun, Rima Melati mengatakan dirinya terlambat memeriksakan diri ke dokter dan harus menjalani operasi pengangkatan pada 1990.

“Saya diperiksa ketika sudah sampai stadium tinggi, 3B. Tapi dulu kan memang tidak ada informasi sama sekali tentang penyakit ini,” katanya.

Karena itu, ia sangat menyarankan kaum remaja putri saat ini harus meninggalkan gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok. mengonsumsi minuman keras dan makanan lemak tinggi.

Disinilah perlunya kita memperhatikan kesehatan sejak dini, dan jangan dianggap sepele nanti…aja deh periksa toh masih muda. Nah perkataan seperti itu yang sebenarnya menjadikan penyakit kanker ini semakin merajalela sehingga tidak memandang usia lagi.

Kesehatan itu mahal kesehatan itu penting dan seberapa pentingkah kesehatan bagi kita semua. Jagalah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, paribahasa itu sudah sangat jelas artinya.

“Jadi, segeralah periksakan diri ke dokter bila timbul gejala. Lebih dari itu, jangan menikah di atas usia 30 tahun deh. Udah rugi, berisiko pula,” katanya.

Dan satu lagi ada penemuan teh merah (Rosella tea) yang konon katanya diunggulkan sebagai herba Antikanker dan Antihipertensi Di antara banyak khasiatnya, teh merah (Rosella tea).
Ini sesuai dengan uji pra klinis yang dilakukan oleh Yun Ching Chang, seorang peneliti dari Institute of Biochemistry and Biotechnology, Chung Shan Medical University di Taiwan.

Yun Ching Chang menemukan bahwa pigmen alami dari kelopak kering Rosella terbukti efektif dalam menghambat dan sekaligus mematikan sel kanker HL-60 (kanker darah atau leukemia). Pigmen ini jugs berperan dalam proses apoptosis (bunuh diri) sel kanker.

Umumnya masyarakat mengenal dengan nama Rosela, Rosella atau Roselle (Hibiscus sabdariffa L.). Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.

Dan masih banyak lagi manfaat dan khasiat dari teh merah (Rosella tea) ini yang tidak bisa disebutkan satu per satu, untuk pemesanan bisa menghubungi kami di hotline 0361-8566777 (sms atau telp) akan kami layani.

Mana Yang Terbaik, Teh atau Kopi ?

Secangkir minuman panas yang beruap selalu terdengar menyenangkan di pagi hari. Namun yang mana, kopi atau teh?

Baik kopi atau teh mengandung banyak antioksidan, oleh sebab itu, tidak masalah meminum keduanya dalam porsi kecil. Namun fakta dibawah ini juga mungkin akan menggoyahkan keputusan Anda: di dalam teh terkandung sesuatu yang dapat melawan infeksi buruk.

Kandungan yang dimaksud adalah L-theanine, sebuah asam amino yang mendorong respons kekebalan tubuh terhadap bakteri, termasuk satu yang menyebabkan keracunan makanan. Kopi, yang tidak mengandung L-theanine, menunjukkan tidak ada aktivitas antibakteri dalam penelitiannya.

Baik teh hitam, hijau, atau rosella, semuanya membuktikan memiliki dosis yang tepat dalam menggagalkan pengelompokkan bakteri. Dan wangi seduhan teh dapat memberikan Anda keuntungan kesehatan lainnya, juga, membantu jantung Anda terhindar dari resiko kanker (khususnya pada wanita). Dan walaupun teh memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dari kopi, teh tetap membuktikan mengenai kesegarannya sama seperti soda.
Oleh sebab itu, ambillah secangkir teh!

Sehat Dengan Teh Merah

Anda tentu sering mendengar tentang khasiat teh, mulai dari merilekskan pikiran hingga menurunkan tekanan darah. Teh pun ada berbagai macam jenisnya, teh hitam, teh hijau, teh putih dan oolong. Namun pernahkah Anda mendengar istilah teh merah?

Teh merah atau yang biasa dikenal dengan nama teh Rosella ini bukan berasal dari daun teh seperti yang kita ketahui. Teh merah berasal dari bunga Rosella yang dikeringkan dan dipercaya memiliki khasiat yang sangat berguna bagi kesehatan.

Bunga dengan nama latin Hibiscus sabdariffa linn ini ditemukan oleh M. de L’Obel, seorang botani Belanda pada tahun 1576 ketika bunga tersebut ditanam dihalaman rumah di Pulau Jawa.

Bunga Rosella kering diyakini berkhasiat mengurangi bahkan menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti menurunkan asam urat, penetral racun, menurunkan tekanan darah, mencegah kanker, meredakan batuk, sebagai anti bakteri, mendtimulasi gerak perilastik usus, dan sebagainya.

Kelopak bunga Rosella juga berperan sebagai antisariawan, sembelit, gangguan jantung, mengurangi risiko osteoporosis bahkan mencegah kanker darah.

Penelitian tentang uji komponen zat gizi dan aktifitas antioksidan pada kelopak Rosella menyebutkan bahwa kadar antioksidan yang terkandung dalam kelopak kering Rosella jauh lebih tinggi dibandingkan tanaman lainnya. Zat aktif dalam bunga berwarna merah tersebut berupa gossypetin, antosianin dan glucoside hibiscin.

Dalam 100 gram bunga Rosella kering, terdapat kandungan :

- Kalori 49 kal
- 84,5% H2O
- 1.9 gram protein
- 12,3% karbohidrat
- 3 gram betakarotin
- 1,2 gram serat

Dan berbagai macam kandungan yang berguna bagi kesehatan dan meningkatkan stamina tubuh Anda. Bunga kering Rosella kini sudah banyak dijual dipasaran, Anda dapat dengan mudah mendapatkannya di pasar tradisional maupun pasar swalayan.

Cukup dengan menyeduh 3 kelopak bunga rosella kering dengan segelas air panas, tunggu beberapa saat hingga warna dan aroma Rosella keluar. Anda juga bisa menambahkan gula bila Anda suka.

Sumber : Media Indonesia, May 2008
Penulis : Puwanti

Welcome

Selamat Datang!

Red Tea adalah situs informasi yang memperkenalkan produk kesehatan yang sedang populer akhir akhir ini sebut saja Teh Merah (dalam bahasa yunani : Hibiscus Tea) atau di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Teh Rosella.

Teh Merah Rosella sangat banyak manfaat dan khasiatnya, hal ini telah dibuktikan dengan beberapa penelitian oleh beberapa pakar kesehatan baik dari dalam maupun luar negeri. Hal inilah yang menginspirasikan kami untuk berbagi informasi yang sekiranya berguna bagi kita semua. Kesehatan itu mahal maka jagalah kesehatan sebelum sakit itu datang menghampiri kita.

Sehat dan Bugar….Minumanya Teh Merah Rosella.